Arti Sebuah Kejujuran…


Pada bulan puasa ini kita diajarkan untuk selalau menjaga diri dari hal – hal yang membatalkan puasa dan hal – hal yang mengurangi pahala puasa. Hal yang membatalkan puasa pasti sudah kita ketahui bersama, namun hal yang mengurangi pahala puasa mungkin tanpa sadar sering kita lakukan, seperti membicarakan orang lain, tidak berkata jujur, tidak menjaga pandangan mata dan lain sebagainya yang tanpa kita sadari selalu kita lakukan.

Teringat sebuah cerita yang kemarin sore saya lihat pada tayangan TV, kisah tentang masa kecil syekh abdul qadir jailani yang selalu berkata jujut.

Pada tayangan ini dikisahkan pada masa kecilnya syekh abduk qadir jailani hendak menimba ilmu di sebuah negri dan meninggalkan kampung halamannya. syekh abduk qadir jailani di bekali oleh ibunya sejumlah uang yang dijahitkan dibawah ketiak bajunya agar tidak ada orang yang mengetahuinya. Di tengah perjalanan syekh abduk qadir jailani dihadang oleh sekawanan perampok sadis yang kelaparan, sekawanan perampok ini merampok syekh abduk qadir jailani. Namun mereka tidak menemukan barang berharga keculai tumpukan buku. Salah seorang perampok ini bertanya kepada syekh abduk qadir jailani ” dimana kamu menyimpan uangmu?” kemudian syekh abduk qadir jailani menjawab ” ibu saya menjahitkannya dibawah ketiak baju saya ini”, semua perampok tertawa dan berkata ” ibu kamu sungguh aneh… bukannya memberikan uang saku malah memberikan uang ketiak… hahahahahahaha…”. Akhirnya perampok memeriksa syekh abduk qadir jailani dan menemukan uang seperti yang dikatakan syekh abduk qadir jailani. Perampok tersebut terkejut dan bertanya kepada syekh abduk qadir jailani ” mengapa engkau mengatakannya kepada kami, sedangkan ibumu telah merahasiakannya agar tidak di curi orang” kemudian syekh abduk qadir jailani menjawab ” saya tidak ingin berkata bohong karena dengan kebohongan sekecil apapun akan membuat hidup tidak akan tenang” kemudain syekh abduk qadir jailani melanjutkan “perkataan jujur itu memberikan rezeki, membuka pintu rahmat dan segala urusan akan dimudahkan…”. Kumpulan perampok tersebut tersentuh dengan perkataan syekh abduk qadir jailani yang masih kecil ini. Kemudian kumpulan perampok tersebut bertobat dan kembali ke jalan Allah swt.

Setelah membaca kisah diatas saya tersentuh dan merasa apa yang telah kita lakukan selama tidak terlepas dari bersikap tidak jujur. Baik kepada diri sendiri maupun terhadap orang lain. Maka mulai saat ini marilah kta memupuk rasa kejujuran didalam diri kita agar pintu rezeki dan curahan rahmat akan diberikan kepada kita. Amin…😀

2 responses to “Arti Sebuah Kejujuran…

  1. yuup…bener bgt pak YK..dalam hidup ini ada 4 hal yg ga boleh terlepas dari diri qta: semangat untuk hidup, kejujuran, harga diri dan kehormatan..jadi kejujuran termasuk didalamnya…celakalah hidup kita kalo tidak ada 4 hal itu pak YK..:)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s